Saat manusia ingin tetap hidup, apakah ia benar-benar ingin menjalani kehidupan, atau karena takut akan kematian? Kenapa takut akan kematian, di saat mati tak ubahnya tidur panjang untuk selamanya? Kenapa bukan kehidupan yang ditakuti, padahal hidup banyak meninggalkan rasa sakit? Melalui dua protagonisnya, mantan agen intelijen yang tinggal menanti ajal akibat penyakit dan individu abadi hasil

Post a Comment

Previous Post Next Post