Seorang pria menjalankan bisnis kotor berupa jasa memasukkan anak-anak orang kaya ke universitas-universitas ternama di Amerika Serikat. Caranya (tentunya selain menyuap orang dalam) dengan memalsukan identitas para calon mahasiswa, menjadikan mereka "atlet gadungan", agar dapat diterima lewat jalur olahraga. Paragraf di atas bukan premis film fiksi, melainkan peristiwa nyata, yaitu skandal yang
Post a Comment